Menu Arju

Selasa, 25 Januari 2011

Waktuku mengundur


Cemoohan jangkrik, cibiran katak,
warna langit yang gelap, bulan dan bintang,
serta semua yang hadir dalam nuansa malam
Berlomba dalam satu arena
Menekanku kedalam pilu berkepanjangan
Seterusnya, hingga pagi menjelang

Serentak nilai 1001 arti cinta, lenyap menjadi nol besar
Bulat melingkar
Hampa tak berisi
Hanya serdadu sunyi yang meriuh rendah,
menyerangku bertubi-tubi
Tanpa henti, tanpa jeda, koma

Dalam peran malam yang antagonis ini
Aku didekap, nelangsa yang pekat
Lalu dipeluk, air mata dipelupuk
Pun ditawan, sepi menjadi kawan
Memupuk penat jadi berakar

Akulah belati yang tak bertuan
Atau benalu yang tumbuh diatas tubuhku sendiri
Belukar yang tumbuh dibatang belukar

Aku hilang arah
Tanpa kaki aku melangkah
Tanpa pedoman atau petuah

Malamku berujung pada hampa
Terbentur sebotol anggur, bercampur nista membaur
Sempitkan ruang kubur

Aaaahh......
Waktuku mengundur

KLIK DISINI UNTUK DOWNLOAD LAGU; KIU7-ONANI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar