Lima lewat lima lewat lima lewat lima
Cepat,
waktu yang kikir kilat beranjak
Congkak peragai
tinggalkan jejak
Menangis, ditangisi
Tertawa, ditertawai
Mengeram duka siap menetas
Diikat erat tali seutas
Takut?
Aku tak takut.
Hanya saja aku risih,
jikalau senja sabtu jadi mendiang.
Lalu datang, malam minggu mendulang.
Cipta karyakan buruk kepingan hidup
Senja mendiang
Akulah ambigu
Takut malam membunuhmu,
Takut malam membunuhku
Takut malam mendiangi adamu
Aku dan kamu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar